Template Usaha › Keuangan usaha › Pembukuan warung sembako
Contoh Pembukuan Warung Sembako Sederhana: Buku Kas Mingguan, Prive, dan Laba
Pembukuan warung sembako tidak perlu rumit. Yang penting setiap uang masuk dan keluar dicatat dengan kategori, uang untuk keperluan rumah dipisahkan, dan di akhir minggu atau bulan ada ringkasan yang bisa dicocokkan dengan isi laci dan saldo rekening.
Contoh di bawah adalah buku kas satu minggu sebuah warung sembako (data fiktif), dengan empat kategori: Penjualan, Belanja dagangan, Biaya operasional, dan Prive. Di bawahnya ada ringkasan otomatis dan cek silang saldo.
| A | B | C | D | E | F | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tanggal | Keterangan | Kategori | Masuk | Keluar | Saldo |
| 2 | 05/10/2026 | Saldo awal laci + rekening usaha | 2.500.000 | |||
| 3 | 05/10/2026 | Penjualan tunai hari ini | Penjualan | 1.380.000 | 3.880.000 | |
| 4 | 05/10/2026 | Penjualan QRIS hari ini | Penjualan | 420.000 | 4.300.000 | |
| 5 | 06/10/2026 | Belanja ke agen: beras, minyak, gula | Belanja dagangan | 2.150.000 | 2.150.000 | |
| 6 | 06/10/2026 | Penjualan tunai | Penjualan | 1.265.000 | 3.415.000 | |
| 7 | 07/10/2026 | Ambil uang untuk dapur rumah | Prive | 300.000 | 3.115.000 | |
| 8 | 07/10/2026 | Bayar listrik toko | Biaya operasional | 185.000 | 2.930.000 | |
| 9 | 08/10/2026 | Penjualan tunai + QRIS | Penjualan | 1.540.000 | 4.470.000 | |
| 10 | 08/10/2026 | Belanja ke agen: mi, kopi, sabun | Belanja dagangan | 1.720.000 | 2.750.000 | |
| 11 | 09/10/2026 | Kantong plastik | Biaya operasional | 45.000 | 2.705.000 | |
| 12 | ||||||
| 13 | Ringkasan minggu ini | Jumlah | ||||
| 14 | Penjualan | 4.605.000 | ||||
| 15 | Belanja dagangan | 3.870.000 | ||||
| 16 | Biaya operasional | 230.000 | ||||
| 17 | Prive | 300.000 | ||||
| 18 | Kenaikan kas minggu ini | 205.000 | ||||
| 19 | Cek: saldo awal + kenaikan kas | 2.705.000 |
Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.
Rumus yang dipakai
Excel dan Google Sheets dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.
Sel F3
=F2+D3-E3
Excel/Sheets regional Indonesia:
=F2+D3-E3Saldo = saldo sebelumnya + masuk − keluar.
Sel B14
=SUMIFS(D$3:D$11,C$3:C$11,A14)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=SUMIFS(D$3:D$11;C$3:C$11;A14)Total per kategori dengan SUMIFS. Nama di kolom A harus sama persis dengan kategori di buku kas.
Sel B18
=B14-B15-B16-B17
Excel/Sheets regional Indonesia:
=B14-B15-B16-B17Kenaikan kas = penjualan − belanja dagangan − biaya − prive. Ini perubahan uang, belum tentu sama dengan laba (lihat penjelasan di bawah).
Sel B19
=F2+B18
Excel/Sheets regional Indonesia:
=F2+B18Cek silang: harus sama dengan saldo baris terakhir (F11).
Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya, bisa dibuka di Excel, WPS, LibreOffice, atau Google Sheets.
Kategori yang cukup untuk warung sembako
| Kategori | Contoh | Mengurangi laba? |
|---|---|---|
| Penjualan | Penjualan tunai dan QRIS, direkap per hari | Pendapatan |
| Belanja dagangan | Belanja ke agen atau pasar: beras, minyak, mi, sabun | Lewat HPP (lihat di bawah) |
| Biaya operasional | Listrik, kantong plastik, retribusi, gaji penjaga | Ya |
| Prive | Uang warung yang dipakai untuk rumah tangga | Tidak |
Langkah pembukuan harian
- Hitung saldo awal: uang di laci + saldo rekening atau e-wallet usaha.
- Rekap penjualan sekali sehari: hitung uang laci di akhir hari dikurangi modal kembalian, plus total QRIS dari aplikasi bank.
- Catat setiap belanja ke agen dari nota, dengan kategori Belanja dagangan.
- Catat setiap uang yang diambil untuk rumah sebagai Prive, sekecil apa pun. Inilah bagian yang paling sering bocor.
- Cocokkan seminggu sekali: saldo di buku kas harus sama dengan uang laci + rekening.
Membaca contoh ini
- Penjualan seminggu Rp4.605.000, belanja dagangan Rp3.870.000, biaya Rp230.000, prive Rp300.000.
- Kas naik Rp205.000, dari Rp2.500.000 menjadi Rp2.705.000. Cek silang di baris 19 sama dengan saldo terakhir di F11, berarti tidak ada rumus yang tertimpa.
Kenaikan kas bukan laba
Di contoh, kas hanya naik Rp205.000. Apakah warung ini hanya untung segitu? Belum tentu. Minggu itu warung belanja Rp3,87 juta, dan sebagian besar barang itu masih ada di rak. Laba yang sebenarnya = penjualan − HPP (modal barang yang terjual) − biaya. Prive juga bukan biaya, jadi tidak mengurangi laba.
Untuk warung, cara praktisnya: catat buku kas setiap hari, lalu sebulan sekali hitung stok dan pakai rumus HPP = persediaan awal + pembelian − persediaan akhir. Untuk harga per barang, pakai HPP per barang eceran.
Bon pelanggan (utang)
Banyak warung memberi bon. Bon belum berupa uang, jadi jangan dicatat sebagai Penjualan di buku kas sampai dibayar. Simpan daftar bon terpisah (nama, tanggal, jumlah) dan catat sebagai Penjualan saat pelanggan melunasi. Dengan begitu saldo buku kas tetap sama dengan uang yang benar-benar ada.
Kesalahan yang sering terjadi
- Uang rumah dan warung dari laci yang sama tanpa dicatat. Saldo tidak pernah cocok dan laba tidak bisa dihitung.
- Belanja dagangan dianggap biaya habis sehingga minggu belanja besar terlihat rugi.
- Penjualan QRIS lupa dicatat karena tidak lewat laci.
- Kategori ditulis berbeda-beda ("Belanja", "belanja agen"). SUMIFS hanya menjumlah teks yang sama persis; pakai dropdown.
Format buku kas dasar ada di buku kas harian, dan ringkasan ke laba rugi di laporan keuangan UMKM Excel.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah warung kecil perlu pembukuan?
Tanpa pembukuan, sulit membedakan uang modal, uang belanja rumah, dan laba. Buku kas sederhana seperti contoh sudah cukup sebagai awal.
Penjualan harus dicatat per transaksi?
Tidak. Untuk warung, rekap sekali sehari (tunai dan QRIS terpisah) sudah cukup untuk buku kas.
Uang kembalian di laci dicatat bagaimana?
Modal kembalian adalah bagian dari saldo kas. Saat menghitung penjualan harian, kurangi uang laci dengan modal kembalian awal hari itu.
Bagaimana mencatat gaji pemilik?
Kalau pemilik mengambil uang untuk kebutuhan pribadi, catat sebagai Prive. Kalau ingin melihat laba setelah "gaji" pemilik, tetapkan angka gaji tetap dan catat sebagai biaya operasional.
Versi siap pakai
Template Laporan Keuangan UMKM (Excel)
Tahu untung-rugi dan posisi uang usaha tiap bulan, cukup dari catatan uang masuk dan keluar.
Hubungannya dengan halaman ini: format buku kas di atas sudah ada di template, lengkap dengan kategori dari dropdown (termasuk Prive), saldo berjalan, laba rugi, arus kas, dan dashboard bulanan. Batasnya: template ini tidak menghitung stok barang dan tidak mencatat bon (piutang) pelanggan; belanja dagangan dianggap langsung menjadi HPP. Untuk stok per barang, ada Template Stok + Penjualan + Laba.


Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.
Kenapa bisa langsung jalan
- Rumus sudah jadi di 7 sheet. Cukup isi Buku Kas (Jurnal); Rekap Bulanan, Laba Rugi, Arus Kas, dan Dashboard terisi sendiri.
- Sudah dites. 7.125 rumus per file dihitung ulang di LibreOffice: 0 error. Laba rugi di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
- Ada file contoh terisi. 3 bulan data kedai makan fiktif (218 transaksi), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
- Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kategori salah kolom atau akun belum dipilih.
Berapa lama sampai bisa dipakai
Mulai mencatat diperkirakan sekitar 10 menit (perkiraan di panduan): isi nama usaha, tahun, dan saldo awal, lalu catat transaksi pertama.
Yang tidak perlu kamu lakukan
- Tanpa debet-kredit
- Tanpa makro dan tanpa kode
- Kategori dipilih dari dropdown (22 kategori umum sudah terisi)
- Penjualan boleh direkap 1 baris per hari
Isi paket (1 file ZIP)
- Template-Laporan-Keuangan-UMKM.xlsx: file kosong, 7 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Jurnal/Buku Kas, Rekap Bulanan, Laba Rugi, Arus Kas, Dashboard). Kapasitas 1.000 baris jurnal.
- CONTOH-Laporan-Keuangan-UMKM.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan kedai makan (nama dan angka fiktif).
- PANDUAN-Laporan-Keuangan-UMKM.pdf: 4 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.
Cocok untuk
- Warung, kedai, toko, usaha jasa, jualan online
- Yang ingin tahu laba rugi tiap bulan
- Yang belum pernah belajar akuntansi
- Yang ingin memisahkan uang usaha dan uang pribadi
Tidak cocok untuk
- Butuh hitung stok barang (pakai Template Stok + Laba)
- Butuh piutang, utang per pelanggan, atau penyusutan
- Butuh slip gaji, lembur, PPh 21, atau BPJS
- Butuh laporan pajak atau laporan audit
File .xlsx untuk Excel 2010 ke atas, juga bisa dibuka di WPS dan LibreOffice. Pembukaan di Google Sheets belum kami uji langsung.
Rp35.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar