Template Usaha › Stok barang › Kartu stok barang Excel

Kartu Stok Barang di Excel: Contoh Isi, Rumus Sisa Otomatis, dan File Gratis

Tajir Digital · Diperbarui 28 Oktober 2026 · Data contoh fiktif

Kartu stok adalah catatan keluar-masuk satu jenis barang secara berurutan. Setiap baris mencatat satu kejadian: barang datang dari pemasok, barang terjual, atau barang rusak dikembalikan. Kolom terakhir, Sisa, menunjukkan jumlah barang yang seharusnya ada di rak setelah kejadian itu.

Di Excel atau Google Sheets, kolom sisa tidak perlu dihitung manual. Cukup satu rumus yang disalin ke bawah. Contoh berikut memakai gula pasir 1 kg di sebuah toko kelontong (data fiktif).

Kartu stok Gula Pasir 1 kg, Oktober 2026 (data fiktif)
ABCDEF
1TanggalNo. buktiKeteranganMasukKeluarSisa
201/10/2026-Saldo awal24
303/10/2026NB-012Beli dari agen5074
405/10/2026NJ-101Penjualan harian1856
509/10/2026NJ-102Penjualan harian2234
612/10/2026RT-001Retur rusak ke agen232
715/10/2026NB-019Beli dari agen4072
8Jumlah904272

Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.

Rumus yang dipakai

Excel dan Google Sheets dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.

  1. Sel F3

    =F2+D3-E3

    Excel/Sheets regional Indonesia: =F2+D3-E3

    Sisa = sisa baris sebelumnya + masuk − keluar. Tulis di F3, lalu salin (tarik) ke bawah.

  2. Sel D8

    =SUM(D3:D7)

    Excel/Sheets regional Indonesia: =SUM(D3:D7)

    Total barang masuk selama periode.

  3. Sel F8

    =F2+D8-E8

    Excel/Sheets regional Indonesia: =F2+D8-E8

    Cek silang: saldo awal + total masuk − total keluar harus sama dengan sisa di baris terakhir (F7).

Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya, bisa dibuka di Excel, WPS, LibreOffice, atau Google Sheets.

Kolom yang wajib ada di kartu stok

KolomIsi
TanggalTanggal kejadian. Urutkan dari yang paling lama.
No. buktiNomor nota beli, nota jual, atau surat retur. Membantu saat mencocokkan selisih.
KeteranganBeli dari agen, penjualan harian, retur, rusak, dipakai sendiri, dan sebagainya.
MasukJumlah barang yang bertambah. Kosongkan bila tidak ada.
KeluarJumlah barang yang berkurang, termasuk barang rusak atau hilang.
SisaRumus: sisa sebelumnya + masuk − keluar.

Cara membuat kartu stok di Excel

  1. Tulis judul kolom di baris 1: Tanggal, No. bukti, Keterangan, Masuk, Keluar, Sisa.
  2. Di baris 2 isi saldo awal: jumlah barang hasil hitung fisik saat kamu mulai mencatat. Ketik angkanya langsung di kolom Sisa (F2).
  3. Di F3 ketik =F2+D3-E3, lalu tarik ke bawah sejauh baris yang dibutuhkan. Sel kosong di Excel dianggap 0, jadi baris tanpa barang masuk tetap aman.
  4. Satu barang satu kartu. Kalau barangnya banyak, buat satu sheet per barang atau pakai satu tabel transaksi dengan kode barang.
  5. Setiap akhir bulan, hitung fisik barang di rak dan bandingkan dengan kolom Sisa. Caranya ada di format stock opname.

Kesalahan yang sering terjadi

Pertanyaan yang sering muncul

Apa bedanya kartu stok dan laporan stok?

Kartu stok mencatat setiap kejadian untuk satu barang secara berurutan. Laporan stok merangkum banyak barang per periode (stok awal, masuk, keluar, stok akhir). Contoh laporannya ada di halaman laporan stok barang bulanan.

Apakah kartu stok bisa dibuat di Google Sheets?

Bisa. Rumus =F2+D3-E3 sama persis di Google Sheets. Unggah file contoh .xlsx ke Google Drive lalu buka dengan Google Spreadsheet.

Bagaimana kalau ada barang masuk dan keluar di hari yang sama?

Catat sebagai dua baris terpisah sesuai urutan kejadian, supaya nomor bukti masing-masing tetap terlihat.

Apakah kartu stok perlu harga?

Tidak wajib. Kartu stok cukup mencatat jumlah. Nilai rupiah persediaan biasanya dihitung terpisah, misalnya saat stock opname atau saat menghitung HPP.

Versi siap pakai

Template Stok Barang + Penjualan + Laba (Excel)

Tahu sisa stok, barang yang perlu dibeli lagi, dan laba tiap bulan, tanpa hitung manual.

Dashboard template stok: penjualan bersih, laba kotor dan bersih, nilai stok, grafik per bulan, 5 barang terlaris, daftar perlu restock (data contoh fiktif)
Dashboard template stok
Sheet Stok dan Kartu Stok: stok akhir tiap barang, status restock, dan riwayat masuk-keluar satu barang (data contoh fiktif)
Sheet Stok dan Kartu Stok

Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.

Kenapa bisa langsung jalan

  • Rumus sudah jadi di 10 sheet. Stok akhir, kartu stok, status restock, HPP dan laba kotor tiap penjualan, laporan bulanan, dan dashboard terisi sendiri.
  • Sudah dites. 90.004 rumus per file dihitung ulang di LibreOffice: 0 error. Angka di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
  • Ada file contoh terisi. 3 bulan data toko sembako fiktif (24 barang, 1.916 baris penjualan), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
  • Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kode barang tidak ada atau stok kurang.

Berapa lama sampai bisa dipakai

Hasil akhirnya bisa langsung kamu lihat di file contoh. Penyiapan file sendiri diperkirakan sekitar 20–30 menit (perkiraan di panduan, tergantung jumlah barang). Setelah itu cukup isi barang masuk dan penjualan.

Yang tidak perlu kamu lakukan

  • Tanpa makro dan tanpa kode
  • Tidak perlu paham akuntansi
  • Cukup isi sel kuning; sel lain dikunci ringan supaya rumus tidak terhapus
  • Boleh rekap 1 baris per barang per hari, tidak harus per nota

Isi paket (1 file ZIP)

  • Template-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file kosong, 10 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Produk, Barang Masuk, Penjualan, Biaya, Stok, Kartu Stok, Laporan, Dashboard). Kapasitas 300 barang dan 5.000 baris penjualan.
  • CONTOH-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan toko sembako (nama dan angka fiktif).
  • PANDUAN-Stok-Penjualan-Laba.pdf: 5 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.

Cocok untuk

  • Toko kelontong, warung sembako, minimarket kecil
  • Grosir atau agen kecil, reseller, toko online yang punya stok
  • Satu lokasi stok per file
  • Yang belum mau aplikasi kasir berlangganan

Tidak cocok untuk

  • Butuh scan barcode atau cetak struk (ini bukan aplikasi kasir)
  • Banyak cabang/gudang dalam satu file
  • Butuh HPP rata-rata atau FIFO otomatis
  • Butuh laporan pajak atau laporan audit

File .xlsx untuk Excel 2010 ke atas (tanpa fungsi khusus Excel 365), juga bisa dibuka di WPS dan LibreOffice. Pembukaan di Google Sheets belum kami uji langsung.

Rp45.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar

Lihat & beli di Mayar

Lihat semua template di katalog

Template Stok + LabaRp45.000 · file contoh + panduan

Lihat